Seruan Sivitas Akademika UGM Dalam Stuasi Ujuk Rasa
Rektor UGM bersama sivitas akademika UGM (Minggu, 31/8/2025)
Minggu, 31 Agustus 2025| Pukul: 15:00 Wib
JAKARTA, trans-cyber.com, — Ditengah-tengah aksi unjuk rasa yang bergejolak, seruan moral datang dari Universitas Gajah Mada, Minggu (31/8/2025).
Melalui video YouTube UGM tampak rektor UGM Prof. Ova Emelia, PhD didampingi jajaran sivitas akademika UGM di balai room Universitas Gajah Mada menggunakan pakaian warna hitam.
Menyampaikan seruan moral terkait kondisi situasi politik dan ekonomi bangsa terkini. Dalam sambutan menyebutkan beberapa pihak yang hadir, pimpinan dan jajaran sivitas akademika, pimpinan fakultas serta wartawan dari berbagai media yang hadir.
Acara di buka dengan menyanyikan laku Indonesia raya dan dilanjutkan hymne gajah Mada. Dalam sambutannya, Prof. Ova Emelia PhD menyatakan;
Mencermati, memperhatikan dan mempertimbangkan situasi ekonomi dan politik terjadinya rangkaian gelombang Unjuk rasa di Jakarta, Yogyakarta, Bandung, Makassar dan berbagi daerah.
Kami sivitas akademika universitas Gajah Mada menyampaikan ke keprihatinan yang mendalam terhadap eskalasi terhadap massa maupun aksi anarkis telah mengarah kepada pengrusakan fasilitas, penjarahan dan gangguan terhadap kegiatan masyarakat umum.
Bahkan pada beberapa peristiwa merenggut korban nyawa serta luka-luka yang begitu banyak. Di khawatirkan jika tindakan anarkis terus terjadi dan tidak terkendali maka situasi maka situasi ini dapat membawakan kehancuran sebagai bangsa dan tragedi kemanusiaan.
Berikut seruan Moral yang dibacakan Rektor San Sivitas Universitas Gadjah Mada terkait Kondisi Bangsa Terkini :
1. UGM menyampaikan duka yang mendalam atas jatuhnya korban jiwa dan luka-luka dalam rangkaian aksi massa yang terjadi dalam beberapa hari terakhir dan UGM menghimbau semua pihak untuk menghentikan tindakan kekerasan dan anarkisme yang dapat merugikan siapapun demi menjaga nilai kemanusiaan dan kemartabatan.
2. UGM mendukung gerakan ramai non kekerasan atas tuntutan masyarakat untuk mendorong pemerintah melakukan perbaikan menyeluruh khususnya dalam penegakan hukum, pemulihan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
3. UGM mengingatkan pemerintah dan DPR agar membatalkan kebijakan-kebijakan yang tidak berpihak kepada keadilan, menambah kesenjangan diantara elit politik dan rakyat telah mengancam keberlangsungan demokrasi dan supremasi sipil serta menguntungkan para elit politik dan kelompok oligarki.
4. UGM mendorong mahasiswa khususnya mahasiswa UGM untuk menunjukkan kepedulian dengan cara konstruktif disertai kesadaran untuk menjaga diri serta kehati-hatian dalam setiap tindakan.
5. UGM menghimbau penyelenggara negara dan pihak berwenang yaitu Polri dan TNI untuk mendengarkan aspirasi masyarakat secara seksama, memperhatikan prinsip responsif dan akuntabilitas dalam mengambil langkah strategis dan taktis agar situasi terkendali korban tidak lagi berjatuhan dan ketertiban, keamanan masyarakat sehera pulih. ***
Sumber : YouTube UGM
Editor : Redaksi

