Polri Jamin Food Station Masih Tetap Produksi

Food station Cipinang Jaya (Foto : Istimewa)

Jakarta, trans-cyber.com, – Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Mabes Polri telah menyita 132,65 ton beras kemasan produksi PT Food Station Tjipinang Jaya.

“Barang bukti yang telah disita yaitu beras total 132,65 ton dengan rincian kemasan 5 Kg berbagai merek beras premium produksi PT FS sebanyak 127,3 ton. Yang kedua, menyita kemasan 2,5 kilogram berbagai merek beras premium produksi PT FS sebanyak 5,35 ton,” rinci Helfi

Selain beras, polri juga menyita mesin produksi food station Cipinang Jaya untuk kepentingan penyidikan.Walaupun demikian Bareskrim Mabes Polri tetap menjamin produksi beras dapat berjalan.

“Barang bukti kan disita, tapi boleh memproduksi nggak masalah, kami nggak melarang,” kata Helfi kepada wartawan di gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Jumat (15/8/2025).

Dalam kasus ini Bareskrim Mabes Polri menetapkan tiga orang tersangka, yaitu; Direktur Utama Food Station Karyawan Gunarso (KG), Direktur Operasional Food Station Ronny Lisapaly (RL), dan Kepala Seksi Quality Control Food Station berinisial RP.

Sejalan dengan itu, Gubernur Jakarta, Pramono Anung memastikan ketersediaan stok beras di Jakarta tetap terkendali. Dia juga menekankan kepada direksi baru Food Station agar bekerja dengan profesional.

“Stok beras aman,” tegas Pramono.

“Dan kita akan tetap meminta kepada direksi yang ada dan kita secara profesional membuka untuk direksi yang baru, kan sudah kita buka. Maka saya nanti meminta betul untuk Food Station ini semuanya profesional,” imbuhnya.

Penulis: RM

Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *