Kapolda Metro Jaya, Komjen Pol. Asep Edi Suheri
Jakarta, trans-cyber.com, — Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Kepolisian Daerah Metro Jaya tidak dapat dilihat hanya dari pelanggar hukum itu semata, akan tetapi dalam mewujudkan kemanan dan ketertiban juga harus dilihat dari aspek sikap dan perilaku penegak hukum itu sendiri.
Tidak adanya standar operasional prosedur (SOP) yang jelas, terbuka dan transparan dipastikan berdampak buruk terhadap manajemen administrasi penyelidikan/ penyidikan perkara di Kepolisian Daerah Metro Jaya.
Oleh sebab itu, setiap kasus-kasus yang ditangani oleh penyidik di Kepolisian Daerah Metro Jaya berpotensi akan disalahgunakan oleh oknum-oknum penegak hukum yang tidak bertanggung jawab.
Seperti diketahui undang-undang sebagai alat utama penegak hukum selama ini tidak sedikit yang dipermainkan oleh oknum-oknum penyelidik penyidik menyebabkan hukum kehilangan nilai dan kekuasaannya.
Penegakan hukum berdasarkan undang-undang sangat diharapkan mampu menciptakan kemanan dan ketertiban masyarakat, oleh sebab itu Kapolda Metro Jaya harus memastikan setiap anggotanya bebas dari segala bentuk kepentingan dan semata-mata fokus menjalankan tugas penegakan hukum.
Banyak kasus-kasus yang ditangani kepolisian Daerah Metro Jaya tidak mendapat kepastian hukum disebabkan tidak adanya tata kelola dan manajemen penyelidikan dan penyidikan yang baik oleh kepolisian.
Menurut Edward Sihotang, SH, manajemen penyelidikan dan penyidikan itu menjadi sangat penting sebagai dasar terwujudnya keamanan dan ketertiban di wilayah atau di masyarakat.
“Saya rasa tata kelola dan manajemen penyelidikan dan penyidikan itu sangatlah penting, kalau itu berjalan maka menurut saya transparansi dan akuntabilitas serta kepastian hukum itu akan lebih mudah didapat” kata Edward di Kelapa Gading, Selasa (28/7/2026).
Lebih lanjut Edward Sihotang, SH menekankan dan mendesak Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya, Komjen Asep Edi Suheri perlu meningkatkan pengawasan terhadap setiap anggotanya yang menjalankan tugas penegakan hukum
“Saya mengusulkan Kapolda Metro Jaya, Komjen Asep Edi Suheri agar secara aktif melibatkan fungsi pengawasan dalam setiap proses penegakan hukum karena ini dapat memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum yang selama ini tidak dipercaya masyarakat” tutur Edward.
Sebagaimana baru-baru ini, Kasat Narkoba Polres Tangerang Selatan dihebohkan adanya permainan yang diduga melibatkan perwira menengah dalam kasus narkotika. Hal seperti itu tidak tertutup kemungkinan terjadi di wlayah hukum polres atau polsek lain di wilayah hukum Polda Metro Jaya.
Ini adalah fakta yang sangat memilukan, bagaimana oknum-oknum Penegakan hukum di wilayah hukum Polda Metro masih melakukan praktek-praktek kejahatan dalam penegakan hukum.
Kapolda, Komjen Asep Edi Suheri sudah seharusnya menjadikan kasus Kasat Narkoba Polres Tangerang menjadi pelajaran yang sangat berharga, kinerja Kapolda tidak cukup hanya merotasi atau memutasi anggotanya.
Manajemen penyelidikan dan penyidikan disertai pengawasan sangat penting untuk dilakukan sehingga penegakan hukum yang transparan dan akuntabel dapat dipercaya masyarakat keamanan dan ketertiban masyarakatpun terwujud. (Rm)



