Kompol Cosmas Kaju Gae, saat menjalani sidang kode etik profesi di Mabes Polri (Foto Istimewa)
Sabtu, 6 September 2025|Pukul 17:39 Wib.
JAKARTA, trans-cyber.com, — Pasca sidang kode etik profesi terhadap anggota Polri Kompol Cosmas Kaju Gae, muncul petisi yang menyatakan penolakan atas putusan sidang kode etik profesi yang di lakukan Polri.
Seperti diberitakan di media, Kompol Cosmas Kaju Gae resmi diberhentikan tidak dengan hormat (PTDH) sebagai anggota Polri usai menjalani sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) di Gedung TNCC, Mabes Polri di Jakarta pada Rabu (3/9/2025) lalu.
Tak lama berselang pasca putusan dibacakan, beredar petisi berupa tuntutan penolakan pemecatan Kompol Cosmas Kaju Gae di Change.org, Jumat (5/9/2025).
Petisi berjudul “Penolakan Pemecatan Kompol Cosmas Kaju Gae” itu ditujukan kepada Kapolri, Komisi Kode Etik dan Profesi (KKEP) Polri, pimpinan DPR RI, serta masyarakat luas yang pada Jumat, (5/9/2025) telah mengumpulkan 155.156 tanda tangan.
Selain dukungan tanda tangan dari masyarakat, di media sosial Facebook beredar tulisan berjudul :
“Negeri Melupakan Tapi Langit Mencatat”
Kompol Cosmas, namamu pernah harum di medan tempur.
Darahmu pernah menetes di tanah Papua, saat peluru asing menembus tubuhmu demi Merah Putih.
Keringatmu bercampur dengan tanah, air matamu menyatu dengan deru mesiu (n).
Namun hari ini, kau bukan lagi pahlawan di mata negeri, kau hanya dijadikan kambing hitam atas luka yang bukan kau sengaja.
Di jalanan genting itu, kau tak berniat mencabut nyawa. Situasi mendesak, amukan massa memaksa langkahmu.
Satu tubuh ojol jadi korban, dan seketika semua budi baikmu lenyap ditelan riuh tudingan.
Negara yang pernah kau jaga, kini melupakanmu
Negara yang pernah kau dekap, kini menghapus jejak jasamu.
Luka tembak yang pernah jadi saksi pengorbananmu, kini seperti cerita usang yang tak lagi dibaca.
Engkau bukan penjahat, Cosmas…
Engkau hanyalah korban dari ketamakan oknum
yang bersembunyi di balik kursi empuk kekuasaan.
Air matamu jatuh, bukan karena takut,
tetapi karena pengkhianatan negeri yang pernah kau lindungi.
Dan di antara retak nurani, hanya Tuhan yang setia berdiri di sisimu,
menjadi saksi bahwa hatimu tak pernah berniat menodai hidup orang lain.
Cosmas…
engkau mungkin dijatuhkan,
namun sejarah kelak akan menuliskan,
bahwa engkau pernah berkorban,
dan engkau hanya tersandung oleh kezaliman yang tak pernah adil.
#saveKOMPOLCOSMAS
#tolakPTDH
#hormatdiberi
Sumber: facebook Vanly Solang
Editor : Redaksi




