Rektor Unika Atma Jaya Masuk Daftar Ilmuwan Terbaik Dunia Versi SciRank Global 2025


Jakarta, trans – cyber.com, — Esensi penelitian atau riset sejatinya tidak lagi diukur pada banyaknya naskah ilmiah atau angka sitasi, tetapi lebih pada dampak kualitas hidup masyarakat. Pada era globalisasi seperti sekarang riset tidak lagi terbatas pada dedikasi dan pengabdian tetapi lebih kongkrit lagi yaitu pada dampak nyata.

Inilah yang mengantarkan Rektor Universitas Katolik Indonesia (Unika) Atma Jaya, Prof. Yuda Turana,  menembus jajaran “Top 5% Global Scientist Index 2025”.

Dikutip dari Kompas.com (27/6/2026) capaian pemeringkatan ini dirilis lembaga sertifikasi dan pemeringkatan ilmuwan independen SciRank Global dan menempatkan Prof. Yuda di peringkat global #617.260 dengan status “Top 5% (Verified)” berdasarkan indikator publikasi dan sitasi ilmiah.

Penghargaan ini diberikan murni secara algoritmik berbasis data obyektif yang menyaring sekitar 10 juta peneliti aktif lintas disiplin dari seluruh belahan dunia.

Selain sebagai Rektor, Prof. Yuda juga merupakan dosen di Program Studi Pendidikan Profesi Dokter, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Unika Atma Jaya.

Ia aktif  di bidang pendidikan, penelitian, dan publikasi ilmiah, khusus di bidang neurologi dan kesehatan, mengampu berbagai mata kuliah seperti Neurosains, Ilmu Penyakit Saraf, Neurobiokimia, Neurogeriatri dan Demensia, Metodologi Penelitian, Biostatistik dan Epidemiologi, serta sejumlah mata kuliah kedokteran dan kesehatan lain.

SciRank Global merupakan lembaga sertifikasi dan pemeringkatan ilmuwan yang fokus pada penilaian kinerja penelitian berbasis data. Penyusunan Global Scientist Index 2025, SciRank menggunakan data OpenAlex, salah satu basis data metadata ilmiah terbuka terbesar di dunia yang mencakup lebih dari 8 juta profil penulis dan 50 juta karya ilmiah.

Pemeringkatan dilakukan terhadap sekitar 10 juta peneliti aktif dari berbagai disiplin ilmu di seluruh dunia.

Untuk masuk dalam pemeringkatan, seorang peneliti harus memiliki minimal 10 karya ilmiah terverifikasi serta memenuhi proses verifikasi profil yang dilakukan SciRank.

Dalam metodologinya, SciRank menggunakan skor komposit yang menggabungkan produktivitas publikasi dan dampak sitasi ilmiah. Penilaian berbasis algoritmik dan data, tanpa mempertimbangkan reputasi institusi, survei, maupun penilaian subjektif lainnya.

Dilansir dari laman resmi SciRank Global, status “Top 5% Scientists Globally” diberikan kepada ilmuwan yang secara statistik memiliki kinerja penelitian lebih tinggi dibandingkan 95 persen peneliti aktif di seluruh dunia.

Dari sekitar 10 juta peneliti aktif yang dianalisis, hanya sekitar 500 ribu profil yang masuk dalam kelompok lima persen teratas tersebut.

Pencapaian ini menunjukkan bahwa kinerja publikasi dan dampak sitasi Yuda menempatkannya dalam kelompok peneliti dengan performa riset terbaik di tingkat global.

Capaian tersebut sebagai bukti dan komitmen Unika Atma Jaya dalam mendorong budaya penelitian, publikasi ilmiah, dan kontribusi akademik yang berdampak bagi masyarakat luas.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *