Misterius Selembar Kertas Ijazah Jokowi

Misterius Satu Lembar Ijazah Kertas Jokowi

Selasa, 16 September 2025|Pukul 19:51 Wib.

JAKARTA, trans-cyber.com, — Sebelum Joko Widodo atau Jokowi lengser dari jabatan presiden, banyak isu-isu menggerogoti Joko Widodo yang mengundang pro dan kontra dimasyarakat.

Beberapa isu besar dan panas  yang menyeret nama Joko Widodo adalah isu korupsi bansos, oligarki politik yang melahirkan istilah anak haram konstitusi, korupsi dimana-mana, isu tiga periode hingga izajah palsu.

Isu-isu besar dan panas itu membentuk proksi dikalangan masyarakat, pro dan kontra terus digaungkan hingga membentuk proksi dan para buzer dari dua kelompok yang bersebrangan, istilah kadrun dan cebong kampret pun nge-trend disematkan ke kedua kubu.

Kelompok buzer “kadrun vs cebong kampret” secara terus-menerus dan konsiste nemg-upload video dan berita ke media-media mainstream, seperti di medsos dan YouTube  yang didominasi tentang Joko Widodo, tidak sedikit menjadikan sebagai sumber mata pencaharian.

Ijazah Joko Widodo Isu Besar dan Panas

Dari sekian banyak isu-isu. Ijazah Joko Widodo dari Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) masih menjadi isu yang menyisakan persoalan secara nasional.

Sekian tahun isu ini bergulir, sampai saat ini, sebagian besar masyarakat merasa belum mendapat jawaban yang tepat di benak masyarakat.

Walaupun Universitas Gajah Mada (UGM) sudah beberapa kali memberikan klarifikasi tentang keaslian Ijazah Asli Joko Widodo, masyarakat yang sudah terlanjur mengetahui kasus ini tetep tidak percaya kepada klarifikasi yang di sampaikan pihak UGM darimana ijazah itu terbit.

Termasuk hasil pemberitahuan dari Bareskrim Polri mengenai ke aslian Ijazah Joko Widodo, dalam beberapa kali konfresi pers, Mabes Polri menyebut, Ijazah milik Joko Widodo “identik”. Lagi-lagi masyarakat tidak percaya terhadap apa yang disampaikan Institusi penegak hukum itu.

Panasnya isu Ijazah palsu Joko Widodo melebihi isu kemiskinan (stunting) yang semakin membebani perekonomian masyarakat. Seolah pemerintah dibuat kehilangan arah banyaknya isu-isu besar dan panas di masyarakat.

Beberapa hari belakangan ini, isu besar dan panas tentang Ijazah palsu Joko Widodo direspon pihak Rektorat Universitas Gajah Mada (UGM)

Diberbagai podcast beredar video Rektor UGM Ova Emilia yang menyatakan kampus yang dipimpinnya itu tidak suka menyebarkan foto-foto tersebut (foto ijazah Joko Widodo-red) Sebab, ijazah yang beredar sejatinya sudah diserahkan kepada yang bersangkutan.

“Ijazah itu kan tahun 1985 sudah diserahkan kepada yang bersangkutan (Jokowi). Artinya yang menjaga ijazah itu adalah yang bersangkutan,” kata Ova dalam video berjudul #UGMMENJAWAB Ijazah Joko Widodo yang diunggah di kanal YouTube UGM, Jumat (22/8).

UGM menegaskan hanya satu kali cetak ijazah (Jokowi). “Oleh karena itu Universitas Gadjah Mada, kami tidak mau berkomentar terkait dengan ijazah, selembar kertas yang sudah ada di yang bersangkutan,” ucap Ova.

UGM mengakui memiliki data atau bukti bahwa Jokowi pernah menempuh pendidikan di Fakultas Kehutanan UGM hingga dinyatakan lulus. Ijazah asli sebagai tanda kelulusan yang dinyatakan telah diserahkan kepada Jokowi sejak wisudanya pada bulan November 1985 lalu.

Terkait foto-foto ijazah yang bermunculan pihak UGM tidak ingin memastikan apakah foto-foto di media sosial tersebut adalah hasil jepretan dari ijazah asli yang terlebih dahulu diserahkan oleh kampus kepada Jokowi atau bukan. “Kita tidak bertanggung jawab untuk itu,” tegas Ova.

Dekan Fakultas Kehutanan UGM, Sigit Sunarta menambahkan, dokumen ijazah sarjana Jokowi hanya dicetak satu kali, sementara yang dipegang kampus sejak awal hanya berbentuk salinan.

“Semua dokumen yang berkaitan dengan itu sekarang ada di kepolisian. Dan kami di universitas atau di fakultas karena menganggap itu merupakan data pribadi, maka juga tidak akan kami bagikan ke mana-mana,” terang Sigit.

Sayang, sejauh ini Kementerian Pendidikan sebagai lembaga yang membidangi Pendidikan Nasional hingga saat itu belum memberikan komentarnya atau tanggapan terkait polemik ijazah palsu Joko Widodo ini.

Lalu Institusi mana lagi di negeri ini yang paling berhak dan berwenang untuk mempertanggungjawabkan satu lembar kertas Izajah Joko Widodo yang diduga palsu itu?

Sangat ironis, satu negara tidak ada yang sanggup membuktikan satu lembar kertas ijazah milik atas nama Joko Widodo alias Jokowi.***

Penulis: Rm/08

Penulis: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *